Utama

Alfin Minta Perketat Pengawasan Atas Banyaknya Baut Pelataran Bontang Kuala yang Hilang.

162
×

Alfin Minta Perketat Pengawasan Atas Banyaknya Baut Pelataran Bontang Kuala yang Hilang.

Sebarkan artikel ini
Alfin Raudan Fikry, Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang.

Beberapa Baut di pelataran Bontang Kuala Hilang, Ada sekitar 70 baut yang raib. Hilangnya baut di pelataran Bontang Kuala diketahui dari banyaknya pengunjung dan warga sekitar yang mengeluhkan kondisi tempat wisata tersebut. Namun belum diketahui pasti apa penyebab hilangnya baut tersebut.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry mengatakan penyelesaian proyek tersebut belum ada setahun. Artinya masih ada masa pemeliharaan.

 

“Masih ada masa perawatan terhadap proyek ini,dan juga bisma dikomunikasikan ke pihak yang mengerjakan,”sebutnya saat disambangi awak media, Senin (16/6).

 

Agar hal serupa tidak lagi terulang. Alfin menyarankan kepada pemerintah, khususnya Kelurahan Bontang Kuala agar meningkatkan pengawasan. Melibatkan perangkat keamanan yang ada di kelurahan, seperti FKPM, RT dan lainnya.

 

Sebelumnya, Staff Pemerintahan, Ketentraman dan Ketertiban Umum (Pemtrantibum) Kelurahan Bontang Kuala, Kunsari menyatakan hilangnya baut dan mur tentu sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat yang berkunjung di Bontang Kuala.

 

”Terlebih, jika pengunjung ramai bersandar di jembatan. Dikhawatirkan bisa membuat batas di pinggir jembatan ambruk,”tuturnya.

 

Ia pun menduga, hilangnya baut dan mur karena ulah oknum yang tidak bertanggungjawab.

 

“Curiga saya sih, ada indikasi oknum tidak bertanggung jawab yang ingin mengambil (mencuri). Karena panjang baut 20 cm, kalau terlepas sendiri mustahil, pastia ada yang sengaja, apalagi kami juga tidak dapat memantau 24 jam,” terang Kunsari pada Sabtu, (14/6) malam.

 

Untuk itu Kunsari dan pihaknya akan meningkatkan keamanan dan pengawasan. Sembari menunggu adanya perbaikan di pelataran dan jembatan Bontang Kuala.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *